Budget [ Harga Agustus 2026 ] [ Rare ]

Review Advan Workmate Ultra Core Ultra 5 115U

Diterbitkan: 6 Juni 2025
Advan Workmate Ultra membawa Intel Core Ultra 5 115U dan panel WUXGA 16:10 ke harga Rp8,6 juta, dengan bodi tipis dan charger Type-C. Namun tradeoffnya adalah baterai 45 Wh, charger 45 W yang lambat, dan cooling 1 fan yang membatasi sesi kerja panjang.
3.9
โญโญโญโญโ˜†
Skor keseluruhan dari 5

Spesifikasi

ProsesorIntel Core Ultra 5 115U (Meteor Lake, U-series)
GPUIntel Arc Graphics (Integrated)
Layar14" WUXGA (1920ร—1200) IPS, aspek ratio 16:10
100% sRGBTidak
RAM8 GB DDR5 (Upgradeable)
Cooling1 Fan + 1 Heatpipe
Baterai45 Wh / Adaptor 45 W Type-C
Garansi1 Tahun
ADPTidak
OfficeTidak
Backlit KeyboardTidak
NumpadTidak
Upgrade RAMYa (slot DDR5 tersedia)
MerkAdvan
HargaRp 8.600.000

Benchmark CPU: Intel Core Ultra 5 115U

Power Efficiency 65
NanoReview Final Score 40
Performa Single-Core3.421
Performa Multi-Core12.771

Sumber: NanoReview ยท PassMark

Catatan data: skor Single-Core, Multi-Core, dan Integrated Graphics untuk Core Ultra 5 115U belum tersedia di database AstroLaptop, jadi ketiganya belum ditampilkan.

Core Ultra 5 115U โ€” Penting Dipahami Perbedaannya

Core Ultra 5 115U memakai suffix U yang diarahkan ke ultrabook, sementara 125H memakai suffix H untuk high performance. Ini bukan sekadar selisih nomor seri, karena keduanya duduk di kelas performa yang berbeda dan angka yang terlihat mirip justru sering menyesatkan pembeli.

Core Ultra 5 115UCore Ultra 5 125H
KelasU-series (Ultrabook)H-series (High Performance)
TDP15 W (boost ~57 W)28 W (boost ~115 W)
Core2P + 6E = 8 core, 10 thread6P + 8E = 14 core, 20 thread
PerformaEfisien, tipis & ringanLebih kencang, butuh cooling lebih

Untuk tugas ringan seperti Office, browsing, dan Zoom, 115U sudah lebih dari cukup dan tetap hemat daya. Namun tradeoffnya adalah Passmark Multi-Thread 12.771 berbanding 20.314 milik 125H, jadi untuk multitasking berat, editing, atau coding intensif selisihnya akan langsung terasa. Misal pengguna memang hanya mengetik dan rapat online, maka 115U masuk akal; namun jika ada beban produksi, naik ke 125H jauh lebih tepat.

Layar WUXGA โ€” Nilai Plus di Harganya

Panel 14 inch WUXGA (1920x1200) dengan aspek rasio 16:10 di harga Rp8,6 juta tetap jadi nilai lebih yang tidak bisa diabaikan, karena mayoritas kompetitor masih memakai 16:9. Sama seperti Workplus Heritage, ruang kerja vertikal yang lebih lega terasa nyata saat membuka dokumen panjang atau menyusun dua jendela berdampingan.

Baterai 45 Wh dan Charger 45 W โ€” Kelemahan Utama

Ini area yang paling bermasalah di unit ini. Kapasitas 45 Wh tergolong kecil bahkan untuk laptop tipis, dan ekspektasi daya tahannya cuman 4 sampai 5 jam di pemakaian ringan. Otomatis charger harus selalu ikut di tas, yang agak berlawanan dengan alasan orang membeli laptop tipis.

Charger 45 W Type-C juga lebih lambat dibanding 100 W yang dipakai Workplus dan Workplus Heritage, jadi pengisian dari habis ke penuh butuh waktu lebih lama. Untuk laptop yang baterainya sudah kecil, charger lambat membuat kombinasinya makin merepotkan saat bergerak.

Cooling 1 Fan dan 1 Heatpipe โ€” Minimalis

Sistem pendingin 1 fan dengan 1 heatpipe adalah konfigurasi paling minimal yang bisa dipasang di laptop. Untuk CPU dengan suffix U dan TDP rendah, konfigurasi ini masih bisa diterima karena 115U tidak menghasilkan panas sebesar chip H-series. Namun tradeoffnya adalah saat beban kerja bertahan lama, thermal throttling akan datang lebih cepat dan performa turun sebelum pekerjaan selesai.

Jadi laptop ini lebih cocok untuk sesi kerja singkat sampai menengah, bukan untuk marathon editing atau coding berjam-jam tanpa jeda.

Kelebihan & Kekurangan

Kelebihan

  • Intel Core Ultra 5, arsitektur dengan NPU generasi terbaru
  • Panel WUXGA 14 inch dengan aspek rasio 16:10
  • Slot RAM DDR5 masih bisa di-upgrade
  • Charger Type-C, fleksibel untuk dipakai lintas perangkat
  • Bodi tipis dan ringan untuk mobilitas

Kekurangan

  • Baterai cuman 45 Wh, kecil bahkan untuk laptop tipis
  • Charger 45 W, lebih lambat dari 100 W milik kompetitor
  • Cooling minimal dengan 1 fan dan 1 heatpipe
  • Tidak ada backlit keyboard
  • Tidak ada OHS, lisensi Office harus dibeli terpisah
  • Garansi 1 tahun dan tanpa garansi ADP
  • RAM bawaan hanya 8 GB

Perbandingan Sesama Advan di 7โ€“8 Jutaan

Workmate UltraWorkplus HeritageWorkplus
CPUCore Ultra 5 115URyzen 5 7535HS โœ…Ryzen 5 6600H
PerformaEfisien/ringanTinggi โœ…Menengah
LayarWUXGA โœ…WUXGA โœ…FHD
RAM8 GB upgradeable8/16 GB upgradeable16 GB soldered
Baterai45 Wh โŒ60 Wh โœ…58 Wh
Charger45 W Type-C100 W Type-C โœ…100 W Type-C โœ…
Cooling1F + 1H โŒ2F + 2H โœ…โ€”
BacklitโŒโœ…โœ…

Di harga yang sama, Workplus Heritage lebih unggul di hampir semua aspek, mulai dari baterai, charger, sampai cooling. Jadi Workmate Ultra hanya masuk akal kalau pengguna benar-benar memprioritaskan bodi tipis dan ekosistem Intel di atas semua pertimbangan lain.

Kesimpulan

Advan Workmate Ultra adalah laptop tipis untuk kebutuhan ringan dengan panel WUXGA 16:10 dan Core Ultra 5 sebagai nilai jual utamanya. Namun tradeoffnya adalah baterai 45 Wh, charger 45 W, dan cooling 1 fan โ€” tiga hal yang justru paling penting untuk laptop yang diposisikan mobile.

Di harga yang sama, Advan Workplus Heritage menawarkan paket yang lebih kuat di hampir setiap aspek. Jadi Workmate Ultra baru masuk akal kalau didapat di harga yang lebih rendah dari label, atau kalau bodi ultra-tipis dan ekosistem Intel benar-benar jadi prioritas utama pengguna.

Direkomendasikan untuk: Pengguna yang mengutamakan desain tipis-ringan dengan kebutuhan kerja sangat ringan, atau yang spesifik butuh Intel Core Ultra di budget terbatas.