Budget

Review ASUS VivoBook 15

Diterbitkan: 1 Juni 2025
ASUS VivoBook 15 menawarkan panel IPS 15,6 inch FHD, RAM upgradeable, dan bobot 1,7 kg di harga Rp7.499.000. Paket harian yang solid untuk pelajar, namun tradeoffnya adalah baterai 42 Wh yang kecil untuk bodi 15 inch dan layar yang redup di bawah matahari.
4.2
โญโญโญโญโ˜†
Skor keseluruhan dari 5

Spesifikasi

ProsesorAMD Ryzen 5 7520U
RAM8 GB DDR5 (upgradeable)
Storage512 GB SSD NVMe
Layar15.6 inch FHD IPS, 60 Hz
GPUAMD Radeon 610M (integrated)
Baterai42 Wh, sekitar 6-7 jam pemakaian
OSWindows 11 Home
Bobot1.7 kg

Desain & Build Quality

VivoBook 15 memakai desain yang simpel dan profesional, tanpa aksen berlebihan yang membuatnya terlihat murah. Bodinya plastik, namun rakitannya terasa cukup solid untuk harga Rp7.499.000, dan pilihan warna Quiet Blue serta Indie Black keduanya tetap pantas dibawa ke kampus maupun ruang kerja.

Bobotnya 1,7 kg, angka yang masih wajar untuk laptop 15 inch yang dibawa setiap hari, meski jelas bukan yang paling ringan di segmennya. Engsel layarnya bisa dibuka sampai 180 derajat, jadi berguna saat pengguna sering presentasi atau berbagi layar dengan orang di seberang meja.

Benchmark CPU: AMD Ryzen 5 7520U

Single-Core Performance 40
Multi-Core Performance 13
Power Efficiency 71
Integrated Graphics 26
NanoReview Final Score 34
Performa Single-Core2.382
Performa Multi-Core8.949

Sumber: NanoReview ยท PassMark

Performa

Dengan AMD Ryzen 5 7520U dan RAM 8 GB, laptop ini lancar untuk tugas kuliah seperti browsing puluhan tab, Google Docs, Zoom, sampai editing foto ringan di Canva atau Lightroom mobile. Suffix U di sini artinya prioritasnya efisiensi daya, jadi laptop tetap adem dan senyap di beban harian. Namun tradeoffnya adalah Passmark Multi-Thread 8.949, yang berarti begitu bebannya naik ke render atau kompilasi, batasnya akan langsung ketemu.

Untuk gaming, iGPU Radeon Graphics hanya sanggup menangani judul ringan seperti Minecraft, Stardew Valley, atau game browser, karena tidak ada dGPU di SKU ini. Misal pengguna hanya butuh coding ringan dan office work, maka kapasitas ini sudah lebih dari cukup; namun jika ada rencana main game AAA, laptop ini bukan jalurnya.

Layar

Panel IPS 15,6 inch FHD punya warna yang cukup akurat untuk penggunaan harian, dan pemilihan IPS ini penting karena kompetitor sekelas masih ada yang memakai panel TN dengan viewing angle sempit. Namun tradeoffnya adalah brightness yang hanya sekitar 250 nits, jadi layarnya nyaman di dalam ruangan tapi mulai kesulitan begitu dipakai di teras atau di bawah sinar matahari langsung.

Baterai

Kapasitas 42 Wh termasuk kecil untuk bodi 15 inch, apalagi kalau dibandingkan Acer Aspire Lite AL14-42P yang membawa 58 Wh di harga lebih rendah. Dalam pemakaian normal seperti browsing, dokumen, dan streaming, daya tahannya ada di kisaran 5 sampai 6 jam. Angka ini masih cukup untuk seharian kuliah, namun tradeoffnya adalah pengguna harus disiplin soal brightness dan aplikasi latar belakang, atau charger tetap wajib ikut di tas.

Kelebihan & Kekurangan

Kelebihan

  • Harga Rp7.499.000, kompetitif untuk bodi 15 inch
  • Ryzen 5 7520U memadai untuk beban harian
  • Slot RAM masih bisa di-upgrade
  • Panel IPS, bukan TN seperti sebagian kompetitor
  • Bobot 1,7 kg, masih wajar untuk dibawa harian

Kekurangan

  • Baterai cuman 42 Wh, kecil untuk laptop 15 inch
  • Tanpa dGPU, tidak untuk gaming berat
  • Speaker biasa saja
  • Brightness 250 nits, redup di bawah sinar matahari

Kesimpulan

Misal budget pengguna berhenti di sekitar Rp7,5 juta dan kebutuhannya kuliah atau kerja kantoran, maka ASUS VivoBook 15 masuk akal karena panel IPS dan RAM upgradeable-nya jarang datang bersamaan di harga ini. Namun tradeoffnya adalah baterai 42 Wh dan layar 250 nits, jadi laptop ini paling nyaman dipakai di meja yang dekat colokan, bukan untuk mobilitas seharian penuh.

Direkomendasikan untuk: Pelajar, mahasiswa, dan pekerja kantoran yang butuh laptop harian yang reliable tanpa perlu fitur gaming atau premium.