Spesifikasi
| CPU | Intel Core i7-13620H (10 Core / 16 Thread) |
| GPU | NVIDIA RTX 5050 — TGP ±75 W |
| Layar | 15.6" FHD (1920×1080) IPS, 180 Hz, 100% sRGB |
| RAM | 16 GB DDR4 SO-DIMM (Upgradeable) |
| Upgrade | RAM Only (slot SO-DIMM tersedia) |
| Baterai / Charger | 76 Wh / 135 W |
| Cooling | 2 Fan, 3 Heatpipe |
| Bobot | ±2.1 kg |
| Garansi | 2Y Part · 3Y Servis · 1Y ADP |
| Merk | Acer |
| Harga | Rp 20.200.000 |
Benchmark CPU: Intel Core i7-13620H
| Performa Single-Core | 3.549 |
| Performa Multi-Core | 23.398 |
Sumber: NanoReview · PassMark
Satu-satunya Pembeda dari Varian i5
Dua varian Nitro V15 RTX 5050 memakai sasis, panel, RAM, baterai, cooling, dan paket garansi yang persis sama. Satu-satunya pembeda adalah prosesornya, yang naik dari Core i5-13420H 8 core ke Core i7-13620H 10 core. Jadi pertanyaan yang perlu dijawab sebelum membeli cuman satu, yaitu apakah tambahan dua Efficiency Core itu sepadan dengan selisih harganya.
| i5-13420H | i7-13620H | |
| Core / Thread | 8 / 12 | 10 / 16 |
| NanoReview Final Score | 46 | 54 |
| Performa Single-Core | 3.357 | 3.549 |
| Performa Multi-Core | 16.934 | 23.398 |
| Power Efficiency | 57 | 56 |
Selisih Passmark Multi-Thread sebesar 6.464 poin atau sekitar 38% tidak akan terasa saat bermain game, karena beban gaming di kelas RTX 5050 ditentukan GPU. Namun untuk kompilasi kode, rendering, dan ekspor video, tambahan dua Efficiency Core itu memangkas waktu tunggu secara nyata. Jadi misal pengguna adalah mahasiswa teknik atau kreator yang juga bermain game, maka varian ini lebih masuk akal; namun jika laptopnya murni dipakai gaming, varian i5 sudah sangat mumpuni.
RTX 5050 — GPU Blackwell Terbaru
RTX 5050 berbasis arsitektur Blackwell, generasi paling baru dari NVIDIA saat ini. Di TGP 75 W, performanya berada di atas RTX 4050 konfigurasi rendah maupun RTX 3050 dalam konfigurasi apa pun. Keunggulan utamanya datang dari efisiensi yang lebih baik, dukungan DLSS 4 dengan Multi Frame Generation, dan VRAM yang lebih besar.
Baterai 76 Wh — Terbesar di Kelasnya
Kapasitas 76 Wh tetap didapat utuh di varian ini. Sebagai pembanding di lini Acer sendiri, Nitro V15 varian Ryzen 7 hanya membawa 59 Wh dan Nitro Lite NL16 berhenti di 54 Wh. Selisih sebesar ini berarti daya tahan yang jauh lebih panjang saat laptop dipakai browsing atau kerja ringan di luar sesi gaming.
Cooling 2 Fan dan 3 Heatpipe
Tiga heatpipe sudah cukup untuk menopang TGP 75 W dari RTX 5050 sekaligus TDP penuh i7-13620H secara bersamaan, jadi thermal throttling bisa ditekan di sesi gaming panjang. Namun tradeoffnya adalah CPU 10 core ini menghasilkan panas lebih tinggi dari varian i5, sementara konfigurasi pendinginnya tidak ikut dinaikkan.
Garansi Lengkap
| Garansi Part | 2 Tahun |
| Garansi Servis | 3 Tahun |
| ADP | 1 Tahun (kerusakan akibat kecelakaan) |
Kelebihan & Kekurangan
Kelebihan
- Core i7-13620H 10 core, Passmark Multi-Thread 23.398
- RTX 5050 Blackwell, GPU generasi paling baru
- Baterai 76 Wh, terbesar di kelasnya
- Panel 180 Hz dengan sertifikasi 100% sRGB
- Cooling 2 fan dan 3 heatpipe
- Garansi 2 tahun part, 3 tahun service, plus 1 tahun ADP
- Slot RAM DDR4 masih bisa di-upgrade
Kekurangan
- Harga Rp20,2 juta, sudah menyentuh kelas RTX 5060
- RAM masih DDR4, bukan DDR5 seperti varian ANV15-42
- Cooling tidak ditambah meski CPU-nya lebih panas dari varian i5
Kesimpulan
Misal pengguna mau GPU Blackwell terbaru dengan baterai besar tapi juga butuh CPU yang kuat untuk kerja, maka Nitro V15 RTX 5050 varian i7-13620H adalah pilihan yang tepat di Rp20,2 juta. Seluruh kelebihan varian i5 didapat utuh, lalu Passmark Multi-Thread naik 38% ke 23.398. Namun tradeoffnya adalah harganya yang sudah mendekati laptop bertier RTX 5060, jadi pengguna yang murni mengejar frame rate sebaiknya membandingkan dulu dengan kelas di atasnya.
Direkomendasikan untuk: Mahasiswa teknik dan kreator yang bermain game, dan butuh CPU 10 core tanpa mengorbankan baterai besar di budget 20 jutaan.