Spesifikasi
| Prosesor | AMD Ryzen 7 260 (8 Core / 16 Thread, 3.80 GHz) |
| NPU | Ryzen AI 16 TOPS |
| GPU | NVIDIA GeForce RTX 5050 Laptop GPU 8 GB GDDR7 โ TGP No Data |
| Layar | 16" FHD+ 16:10 (1920ร1200), 165 Hz |
| 100% sRGB | Ya |
| RAM | 16 GB DDR5-5600 MHz (1 x 16 GB) |
| Storage | 1 TB PCIe 4.0 NVMe M.2 SSD |
| Upgrade | Tidak tercantum di sumber |
| Port | 1x DC-in, 1x RJ-45, 1x HDMI 2.1, 2x USB-A 3.2 Gen 1, 1x USB-A 2.0, 1x USB-C USB4 (DisplayPort 1.4, Power Delivery 3.0), 1x combo jack 3.5 mm |
| Baterai / Charger | No Data |
| Cooling | No Data |
| Bobot | No Data |
| Garansi | 2 Tahun Resmi Gigabyte Indonesia + ADP |
| OS | Windows 11 Home |
| Office | Office Home & Student (OHS) โ |
| Merk | Gigabyte |
| Model | A16 GA63H-3TH |
| Harga | Rp 22.000.000 |
Catatan data: TGP GPU, harga, bobot, dan kapasitas baterai belum tercantum di sumber, jadi ditulis No Data dan laptop ini belum masuk filter rentang harga.
Benchmark CPU: AMD Ryzen 7 260
| Performa Single-Core | 3.743 |
| Performa Multi-Core | 28.167 |
Sumber: NanoReview ยท PassMark
Ryzen 7 260 dengan Skor Multi-Core 28.167
Prosesornya AMD Ryzen 7 260 dengan 8 core dan 16 thread di base clock 3,80 GHz, ditambah NPU Ryzen AI 16 TOPS. Skor PassMark multi-core-nya 28.167 dengan NanoReview Final Score 61, jauh di atas Intel Core 5 210H di ASUS Gaming V16 V3607VH dengan 18.310 dan Intel Core i5-13420H di Acer Nitro V15 RTX 5050 dengan 16.934.
Artinya untuk beban di luar gaming seperti render, encoding video, atau kompilasi, CPU di Gigabyte A16 ini sangat mumpuni untuk kelas RTX 5050. Namun tradeoffnya adalah skor CPU yang tinggi tidak otomatis menaikkan frame rate kalau TGP GPU-nya dibatasi, dan angka TGP itu justru belum tercantum di sumber.
RTX 5050 8 GB GDDR7, TGP Belum Tercantum
GPU-nya RTX 5050 8 GB GDDR7, kapasitas VRAM yang lebih lega dari RTX 4050 dan RTX 3050 yang berhenti di 6 GB. Namun TGP-nya tidak tercantum di sumber, padahal di AstroLaptop TGP RTX 5050 bervariasi dari ยฑ75 W di ASUS Gaming V16 V3607VH dan Acer Nitro V15 sampai 115 W di ASUS TUF A16 FA608UH dan ยฑ135 W di Axioo Pongo 755.
Jadi posisi performa gaming SKU ini belum bisa saya pastikan sampai TGP-nya terkonfirmasi. Pengguna yang membeli untuk gaming sebaiknya menanyakan angka itu ke penjual, karena selisih 40 W sampai 60 W di GPU yang sama bisa membuat hasil frame rate berbeda cukup jauh.
Panel 16:10 165 Hz 100% sRGB
Layarnya 16 inch FHD+ 16:10 (1920x1200) 165 Hz dengan cakupan 100% sRGB, setara dengan ASUS TUF A16 FA608UH yang memakai panel WUXGA 165 Hz bersertifikasi sama. Dibanding ASUS Gaming V16 V3607VH yang berhenti di 144 Hz dan tercatat tanpa 100% sRGB, panel Gigabyte A16 ini unggul di dua hal sekaligus.
Namun tradeoffnya adalah resolusi yang masih FHD+, jadi misal pengguna ingin panel lebih tajam untuk kerja konten, maka laptop dengan panel WQXGA seperti Lenovo Legion 5 15AHP11 di batch yang sama lebih unggul meski kategorinya sudah high gaming.
SSD 1 TB, Port USB4, dan RJ-45
Storage-nya 1 TB PCIe 4.0 NVMe, dua kali lipat dari 512 GB yang dipakai Gigabyte A16 varian GA63H-3VH dengan RTX 5060. Port-nya lengkap, terdiri dari USB-C USB4 dengan DisplayPort 1.4 dan Power Delivery 3.0, dua USB-A 3.2 Gen 1, satu USB-A 2.0, HDMI 2.1, RJ-45, dan combo jack.
RAM-nya 16 GB DDR5-5600 dalam satu keping, dan jumlah slot tidak tercantum di sumber, jadi pengguna yang berencana upgrade sebaiknya memastikannya ke penjual. Paket purna jualnya 2 tahun resmi Gigabyte Indonesia plus ADP dengan Office Home & Student bawaan, sedangkan ASUS TUF A16 FA608UH tercatat 2 tahun tanpa keterangan ADP.
Kelebihan & Kekurangan
Kelebihan
- Ryzen 7 260 dengan skor multi-core 28.167
- RTX 5050 8 GB GDDR7
- Panel 16 inch 16:10 165 Hz dengan 100% sRGB
- SSD 1 TB PCIe 4.0
- Port lengkap: USB4, HDMI 2.1, dan RJ-45
- Garansi resmi 2 tahun plus ADP
Kekurangan
- TGP GPU tidak tercantum di sumber
- RAM 16 GB satu keping, jumlah slot tidak tercantum
- Resolusi panel masih FHD+
- Satu port USB-A masih USB 2.0
- Harga, bobot, dan baterai belum tercantum di sumber
Kesimpulan
Gigabyte A16 GA63H-3TH Ryzen 7 260 RTX 5050 menonjol lewat CPU dengan skor multi-core 28.167, SSD 1 TB, panel 16 inch 165 Hz 100% sRGB, dan port lengkap termasuk USB4 dan RJ-45. Paket ini cocok untuk pengguna yang memakai laptop gaming sekaligus untuk kerja berat di luar game.
Namun tradeoffnya adalah TGP GPU yang belum terkonfirmasi dan RAM satu keping. Jadi misal pengguna butuh kepastian performa GPU, maka ASUS TUF A16 FA608UH dengan TGP 115 W yang tercatat jelas lebih aman; namun jika storage besar dan port lengkap jadi prioritas, Gigabyte A16 ini yang lebih masuk akal setelah TGP-nya dipastikan.
Direkomendasikan untuk: Mahasiswa dan kreator yang butuh laptop gaming RTX 5050 dengan CPU kuat, storage 1 TB, dan port lengkap.