Spesifikasi
| CPU | Intel Core i5-13450HX |
| GPU | NVIDIA RTX 5050 8 GB โ TGP 105 W |
| Layar | 15.6" FHD (1920ร1080) IPS, 144 Hz, 100% sRGB |
| RAM | 16 GB DDR5 SO-DIMM (Upgradeable) |
| Upgrade | SSD + RAM (slot tersedia) |
| Baterai / Charger | 60 Wh / 170 W |
| Cooling | 2 Fan, 3 Heatpipe (HyperChamber) |
| Bobot | ยฑ2.4 kg |
| Garansi | 2 Tahun + ADP |
| OS | Windows 11 |
| Backlit | Ada โ |
| Numpad | Tidak |
| Merk | Lenovo |
| Harga | Rp 22.000.000 โ 23.000.000 |
Benchmark CPU: Intel Core i5-13450HX
| Performa Single-Core | 3.542 |
| Performa Multi-Core | 24.682 |
Sumber: NanoReview ยท PassMark
RTX 5050 105 W โ TGP Tinggi di Kelas Ini
LOQ 15IRX10 menjalankan RTX 5050 di TGP 105 W, salah satu konfigurasi tertinggi di kelas laptop gaming berbasis GPU ini. Dengan daya sebesar itu, GPU bisa berjalan mendekati kapasitas penuh secara konsisten, jadi frame rate 1080p yang keluar jauh di atas varian berdaya rendah seperti ASUS Gaming V16 yang berhenti di 75 W.
RTX 5050 sendiri membawa VRAM 8 GB GDDR7, arsitektur Blackwell terbaru, dan dukungan DLSS 4 dengan Multi Frame Generation. Ketiganya adalah kenaikan berarti dari generasi RTX 4050, terutama VRAM yang naik dari 6 GB karena game modern makin haus memori grafis.
HyperChamber โ Cooling Andalan LOQ
Lenovo memasang teknologi HyperChamber pada sistem pendingin LOQ 15IRX10, dengan konfigurasi 2 fan dan 3 heatpipe. Yang membedakannya dari desain konvensional adalah pemisahan aliran udara untuk CPU dan GPU, sehingga panas dari satu komponen tidak langsung memanaskan yang lain. Hasilnya suhu lebih stabil saat gaming berat, dan TGP 105 W bisa dipertahankan lebih lama.
i5-13450HX โ 12 Core Seri HX
Intel Core i5-13450HX adalah varian H-Extreme dari Gen 13 dengan 12 core berkonfigurasi 4 Performance dan 8 Efficiency, serta batas daya lebih longgar dibanding seri H biasa. Skor Passmark Multi-Thread 24.682 jelas di atas 16.934 milik i5-13420H standar, jadi rendering dan multitasking berat terasa jauh lebih lapang.
Layar FHD 144 Hz 100% sRGB
Panel 15,6 inch FHD dengan refresh rate 144 Hz dan sertifikasi 100% sRGB membuat LOQ 15IRX10 layak dipakai gaming sekaligus kerja konten ringan. Warnanya sudah akurat sejak awal tanpa perlu kalibrasi tambahan, jadi hasil editing tidak akan meleset saat dipindah ke perangkat lain.
Kelebihan & Kekurangan
Kelebihan
- RTX 5050 di TGP 105 W, performa GPU tinggi di kelasnya
- VRAM 8 GB GDDR7, memberi ruang napas untuk game terbaru
- Cooling HyperChamber dengan 2 fan dan 3 heatpipe
- Panel FHD 144 Hz dengan sertifikasi 100% sRGB
- Passmark Multi-Thread 24.682 dari platform HX 12 core
- RAM DDR5 SO-DIMM dan SSD sama-sama bisa di-upgrade
- Garansi 2 tahun plus ADP
Kekurangan
- Harga Rp22 juta - Rp23 juta, lebih mahal dari kompetitor RTX 5050 lain
- Baterai 60 Wh, hanya standar untuk ukuran ini
- Bobot 2,4 kg, tidak ringan untuk dibawa setiap hari
Perbandingan vs LOQ 15IRX9 (Generasi Sebelumnya)
| LOQ 15IRX10 | LOQ 15IRX9 | |
| GPU | RTX 5050 105 W | RTX 3050 ยฑ95 W |
| VRAM | 8 GB GDDR7 | 6 GB GDDR6 |
| CPU | i5-13450HX | i5-13450HX |
| Harga | 22โ23 Jt | 15โ16 Jt |
Lompatan dari RTX 3050 ke RTX 5050 di 105 W adalah kenaikan besar, dengan selisih harga sekitar tujuh juta. Jadi misal budget pengguna memang terbatas dan target frame rate-nya sederhana, LOQ 15IRX9 masih relevan; namun untuk yang ingin bertahan beberapa tahun ke depan, generasi Blackwell dengan VRAM 8 GB lebih aman.
Kesimpulan
Lenovo LOQ 15IRX10 adalah pilihan solid untuk yang menginginkan RTX 5050 dengan TGP tinggi di ekosistem Lenovo yang sudah teruji. Kombinasi i5-13450HX, TGP 105 W, dan cooling HyperChamber menghasilkan performa gaming 1080p yang sangat mumpuni.
Namun tradeoffnya adalah harga Rp22 juta - Rp23 juta yang lebih tinggi dari opsi RTX 5050 lain seperti Axioo Pongo 755AMD di Rp19 juta - Rp20 juta. Yang dibayar dengan selisih itu adalah cooling HyperChamber, garansi ADP, dan konsistensi build Lenovo, jadi keputusannya bergantung pada seberapa besar ketiga hal itu dihargai pengguna.
Direkomendasikan untuk: Gamer yang menginginkan RTX 5050 TGP tinggi dengan garansi ADP dan tidak masalah dengan selisih harga dibanding opsi budget.