Spesifikasi
| CPU | AMD Ryzen 9 8940HX |
| GPU | NVIDIA RTX 5050 8 GB - TGP 115 W |
| Layar | 16" QHD (2560x1600) Nebula 240 Hz |
| RAM | DDR5 SO-DIMM (upgradeable) |
| Upgrade | RAM & SSD (slot tersedia) |
| Baterai / Charger | No Data |
| Cooling | No Data |
| Bobot | No Data |
| Garansi | No Data |
| OS | Windows 11 |
| Merk | ASUS |
| Harga | Rp 30.800.000 |
Benchmark CPU: AMD Ryzen 9 8940HX
| Performa Single-Core | 3.883 |
| Performa Multi-Core | 50.289 |
Sumber: NanoReview ยท PassMark
RTX 5050 di TGP Penuh 115 W
Strix G16 G614PH menjalankan RTX 5050 8 GB di TGP 115 W, konfigurasi paling agresif untuk GPU ini, dipadu Ryzen 9 8940HX yang berasal dari platform HX dengan batas daya longgar. Panel QHD Nebula 240 Hz melengkapi paketnya untuk gaming kompetitif. Namun tradeoffnya adalah banyak data pendukung yang belum masuk, mulai dari baterai, cooling, bobot, sampai garansi, jadi keempatnya perlu dikonfirmasi langsung ke penjual.
Kelebihan & Kekurangan
Kelebihan
- RTX 5050 8 GB di TGP penuh 115 W dari arsitektur Blackwell
- Ryzen 9 8940HX dari platform HX dengan batas daya longgar
- Panel 16 inch QHD Nebula 240 Hz untuk gaming kompetitif
- RAM DDR5 SO-DIMM dan SSD sama-sama bisa di-upgrade
Kekurangan
- Cakupan sRGB tidak tercantum di sumber data
- VRAM cuman 8 GB, terbatas untuk resolusi tinggi dan judul AAA terbaru
- Data baterai, cooling, bobot, dan garansi belum tersedia
Kesimpulan
Misal pengguna mengincar RTX 5050 di TGP penuh dengan CPU kelas HX di harga Rp30,8 juta, maka ROG Strix G16 G614PH layak dipertimbangkan karena kombinasi itu jarang datang bersamaan. Namun tradeoffnya adalah empat data penting yang belum tercatat, jadi baterai, cooling, bobot, dan garansi wajib dikonfirmasi sebelum transaksi. Data benchmark menyusul lewat input manual.