Spesifikasi
| CPU | AMD Ryzen AI 7 260 |
| GPU | NVIDIA RTX 5050 8 GB - TGP 105 W |
| Layar | 14" WQXGA (2560x1600) 165 Hz, 100% sRGB |
| RAM | 32 GB LPDDR5X (soldered) |
| Upgrade | SSD saja (RAM soldered) |
| Baterai / Charger | 73 Wh / 200 W |
| Cooling | No Data |
| Bobot | ยฑ1.46 kg |
| Garansi | 2 Tahun ADP |
| OS | Windows 11 |
| Merk | ASUS |
| Harga | Rp 26.800.000 |
Benchmark CPU: AMD Ryzen AI 7 260
| Performa Single-Core | 3.743 |
| Performa Multi-Core | 28.167 |
Sumber: NanoReview ยท PassMark
Bodi 1,46 kg โ Paling Ringan di Kategori Ini
Bobot 1,46 kg adalah yang paling ringan di seluruh kategori high gaming, dan angka itu jauh di bawah rata-rata kompetitor yang bermain di 2,2 kg sampai 2,7 kg. Untuk mencapainya, ASUS memakai panel 14 inch dan menyolder RAM 32 GB LPDDR5X langsung ke board. Namun tradeoffnya adalah kapasitas RAM itu jadi permanen dan TGP GPU ditahan di 105 W, karena bodi setipis ini punya batas dalam membuang panas.
Kelebihan & Kekurangan
Kelebihan
- Bobot 1,46 kg, paling ringan di seluruh kategori high gaming
- RAM 32 GB LPDDR5X sudah terpasang sejak awal
- Panel 14 inch WQXGA 165 Hz dengan sertifikasi 100% sRGB
- RTX 5050 8 GB di TGP 105 W dari arsitektur Blackwell
- Baterai 73 Wh dengan charger 200 W
- Garansi 2 tahun ADP
Kekurangan
- RAM soldered, kapasitas 32 GB bersifat permanen dan tidak bisa ditambah
- VRAM cuman 8 GB, terbatas untuk resolusi WQXGA dan judul AAA terbaru
- TGP 105 W, di bawah kompetitor yang rata-rata 115 W
- Detail cooling belum tersedia di sumber data
Kesimpulan
Misal pengguna butuh laptop high gaming yang benar-benar dibawa berpindah setiap hari, maka TUF A14 FA401UH praktis tidak ada lawan di Rp26,8 juta karena bobot 1,46 kg-nya sangat langka untuk SKU dengan dGPU. Namun tradeoffnya adalah RAM soldered dan TGP yang ditahan, jadi ini pertukaran portabilitas dengan fleksibilitas dan performa puncak. Data benchmark menyusul lewat input manual.