Spesifikasi
| Prosesor | AMD Ryzen 7 8745HS (Hawk Point, 8 Core / 16 Thread) |
| GPU | AMD Radeon 780M (Integrated) |
| Layar | 15.6" FHD (1920ร1080) IPS Touchscreen |
| 100% sRGB | Tidak |
| RAM | 16 GB LPDDR5-6400 (Soldered, tidak upgradeable) |
| Upgrade | Tidak ada |
| Cooling | Dual Fan |
| Baterai | 58 Wh / Adaptor 100 W |
| Garansi | 2 Tahun |
| ADP | Tidak |
| Office | Tidak |
| Backlit Keyboard | Ada โ |
| Numpad | Ada โ |
| Merk | Advan |
| Harga | Rp 11.000.000 |
Benchmark CPU: AMD Ryzen 7 8745HS
| Performa Single-Core | 3.727 |
| Performa Multi-Core | 28.675 |
Sumber: NanoReview ยท PassMark
Benchmark Gaming
| Game | FPS |
| Forza Horizon 5 | 72 FPS |
| GTA 5 Enhanced | 65 FPS |
| Cyberpunk 2077 | 54 FPS |
Pengujian Agustus 2026
Hasil ini pantas digarisbawahi karena dicapai tanpa GPU dedicated sama sekali. Radeon 780M mencatat 72 FPS di Forza Horizon 5 dan 65 FPS di GTA 5 Enhanced, dan angka segitu sudah masuk kategori nyaman dimainkan di laptop seharga Rp11 juta. Bahkan Cyberpunk 2077 yang terkenal berat masih berjalan di 54 FPS.
Namun tradeoffnya adalah setting pengujiannya tidak tercantum, jadi angka ini kemungkinan besar diambil di preset rendah dengan bantuan upscaling. Jadi laptop ini tetap bukan pengganti laptop gaming, melainkan bukti bahwa iGPU generasi terbaru sudah sanggup menangani gaming kasual di sela pekerjaan utamanya.
Touchscreen di Harga Rp11 Juta
Layar sentuh di laptop Rp11 juta hampir tidak ada di pasar Indonesia, karena brand mainstream rata-rata baru menyediakannya mulai Rp12 juta - Rp15 juta ke atas. Advan Pixwar mengisi celah itu dengan harga yang jauh lebih agresif, dan sampai sekarang belum ada pembanding langsung di segmennya.
Touchscreen membuka cara pakai yang berbeda, mulai dari navigasi yang lebih langsung, presentasi yang lebih mudah, scrolling yang natural, sampai penggunaan mirip tablet untuk aplikasi tertentu. Bagi pengguna yang sudah terbiasa menyentuh layar ponsel setiap hari, transisi ke laptop touchscreen terasa alami sejak awal.
Ryzen 7 8745HS โ Generasi Hawk Point Terbaru
AMD Ryzen 7 8745HS berasal dari generasi Hawk Point dengan 8 core 16 thread, satu generasi lebih baru dari 7735HS di Workplus R7. Selisihnya terbaca jelas karena Passmark Multi-Thread 28.675 naik dari 22.369, dan angka ini bahkan melewati 24.807 milik Acer Aspire Lite 15 R7-8840HS yang harganya lebih mahal. Perbaikan performa per watt juga membuatnya lebih hemat baterai.
iGPU Radeon 780M yang disematkan adalah salah satu grafis terintegrasi terkuat yang ada, setara dengan yang dipakai Aspire Lite 15 dari seri 8000 yang sama. Untuk game ringan seperti Valorant atau CS2, frame rate-nya sangat playable di setting low sampai medium. Namun tetap tidak ada dGPU, jadi game AAA berada di luar jangkauan.
RAM 16 GB LPDDR5-6400 โ Tercepat di Kelasnya
LPDDR5-6400 adalah varian dengan bandwidth tertinggi di lini LPDDR5. Dibanding LPDDR5-5200 atau DDR5 standar, bandwidth yang lebih tinggi memberi keuntungan nyata pada iGPU yang memang berbagi jalur memori dengan CPU. Jenis RAM seperti ini biasanya baru ditemukan di laptop premium, jadi kehadirannya di harga Rp11 juta termasuk langka untuk SKU itu.
Layar 15 Inch โ Ruang Kerja Lebih Lega
Ukuran 15 inch memberi ruang kerja yang lebih lapang dibanding panel 14 inch di lini Workplus. Untuk pemakaian di meja seperti coding, spreadsheet, dan desain dasar, layar besar selalu lebih nyaman dalam durasi panjang. Dikombinasikan dengan touchscreen, cara kerjanya jadi lebih variatif karena pengguna bisa berpindah antara trackpad dan sentuhan sesuai kebutuhan.
Garansi 2 Tahun โ Konsisten dengan Lini Advan
Advan memberi garansi 2 tahun, sama seperti varian Workplus R7, dan untuk brand lokal di harga ini komitmennya cukup serius. Namun tradeoffnya adalah tidak adanya garansi ADP, jadi kerusakan akibat kecelakaan tetap ditanggung sendiri. Seperti unit Advan lainnya, ketersediaan service center di kota pengguna sebaiknya dicek dulu sebelum membeli.
Pengalaman Pengguna
Bagian ini merangkum pengalaman pemakaian yang dibagikan Karisma Channel lewat review videonya, jadi isinya adalah kesan langsung dari unit yang dipakai, bukan angka datasheet. Saya cantumkan karena beberapa hal seperti feeling keyboard, bukaan engsel, dan suhu harian cuman ketahuan setelah laptopnya benar-benar dipakai.
Value di Rp10 juta - Rp11 juta
Reviewer menilai Pixwar kompetitif di rentang Rp10 juta - Rp11 juta, karena laptop dengan positioning gaming dari brand lain rata-rata baru dimulai di atas Rp15 juta. Radeon 780M bawaan Ryzen 7 8745HS juga dirasa jelas lebih kencang dibanding laptop sekelas yang cuman mengandalkan Intel UHD Graphics, baik untuk rendering maupun bermain game. Namun tradeoffnya adalah performanya tetap di bawah RTX seri 3000 kalau diadu langsung, jadi iGPU ini bukan pengganti dGPU.
Layar Sentuh dan Bodi
Fitur touchscreen dinilai mempermudah navigasi saat kerja produktif, dan dengan tambahan stylus layarnya bisa dialihfungsikan jadi kanvas digital untuk pekerjaan sketsa. Bobotnya 1,9 kg terasa lebih nyaman dibawa dibanding laptop sekelas yang rata-rata di atas 2 kg, ditambah bodinya yang tipis. Cover atasnya aluminium sementara palm rest dan cover bawah memakai plastik ABS, lalu ada lampu aksen di bagian belakang yang bisa dimatikan lewat Fn + Spasi dan sekaligus berfungsi sebagai exhaust.
Catatan minornya ada di selera warna, karena kombinasi hijau toska pada unit ini dirasa kurang cocok untuk laptop dengan tampilan gaming, meski reviewer sendiri mengakui itu murni preferensi.
Keyboard, Touchpad, dan Engsel
Feeling mengetiknya dinilai nyaman dengan layout full size dan backlit putih yang diatur lewat tombol F9, namun keycap-nya terasa lebih pendek dibanding laptop pada umumnya. Touchpad-nya sendiri terasa cukup bagus, tapi perannya jadi kurang terasa karena layarnya sudah mendukung sentuh. Bukaan layarnya juga terbatas dan tidak bisa rebah penuh, lalu membuka layar dengan satu tangan tidak bisa dilakukan; meski begitu engselnya terasa solid.
Port, Thermal, dan Baterai
Portnya dinilai lengkap di kedua sisi dengan tiga USB Type-A, satu HDMI, dua USB Type-C multifungsi, dan card reader ukuran standar yang menurut reviewer lebih terpakai dibanding micro card reader. Namun tradeoffnya adalah tidak adanya port RJ45, jadi koneksi kabel LAN menuntut adapter terpisah. WiFi 6E dan Bluetooth 5.3 dirasa stabil selama pemakaian, sementara kualitas speakernya dinilai basic tapi masih memadai.
Sistem pendinginnya memakai 2 kipas dengan 2 heatpipe, dan suhunya dinilai stabil karena di beban kerja berat cuman menyentuh sekitar 46 derajat Celcius. Baterai 58 Wh dengan adaptor 100 W Type-C bertahan 13 jam 26 menit di uji pemutaran video offline PCMark 10 Pro, angka yang tergolong awet untuk laptop 15 inch dengan prosesor seri HS.
Sumber pengalaman pengguna: review video Karisma Channel.
Kelebihan & Kekurangan
Kelebihan
- Touchscreen, satu-satunya di harga Rp11 juta
- Passmark Multi-Thread 28.675, tertinggi di kategori produktivitas
- iGPU Radeon 780M, terkuat di lini Advan
- RAM 16 GB LPDDR5-6400, bandwidth tertinggi di kelasnya
- Panel 15 inch, ruang kerja lebih lega
- Garansi 2 tahun, di atas rata-rata brand lokal
- Baterai 58 Wh dengan charger 100 W
- Backlit keyboard tersedia
Kekurangan
- Tidak ada jalur upgrade sama sekali, RAM dan SSD sama-sama soldered
- Panel 15 inch FHD, bukan WUXGA 16:10
- Layar tanpa 100% sRGB, warna tidak akurat
- Tidak ada garansi ADP
- Tidak ada OHS, lisensi Office harus dibeli terpisah
- Jaringan service center Advan masih terbatas
Pixwar vs Advan Workplus R7 โ Worth the Upgrade?
| Pixwar Touchscreen | Workplus R7 7735HS | |
| Harga | 9โ10 Juta | 8โ9 Juta |
| CPU | Ryzen 7 8745HS (gen baru) โ | Ryzen 7 7735HS |
| iGPU | Radeon 780M โ | Radeon 680M |
| RAM | 16 GB LPDDR5-6400 | 16 GB LPDDR5 |
| Layar | 15" FHD Touch โ | 14" WUXGA |
| Upgrade | โ Tidak ada | SSD saja |
| Garansi | 2 Tahun | 1โ2 Tahun |
Dengan selisih sekitar satu juta, pengguna mendapat CPU dan iGPU generasi lebih baru, RAM lebih cepat, serta panel lebih besar dengan touchscreen. Namun tradeoffnya adalah hilangnya seluruh opsi upgrade dan panel yang bukan WUXGA. Jadi misal touchscreen masuk daftar kebutuhan, maka Pixwar adalah pilihan yang jelas; namun jika tidak, Workplus R7 lebih fleksibel.
Kesimpulan
Advan Pixwar menjawab kebutuhan yang sangat spesifik, yaitu touchscreen dengan performa tinggi di harga terjangkau, dan sampai sekarang tidak ada kompetitor yang menawarkan kombinasi ini di bawah Rp12 juta. Ryzen 7 8745HS dengan Passmark Multi-Thread 28.675 serta Radeon 780M memastikan performa tidak jadi penghambat, dan LPDDR5-6400 melengkapi fondasi memorinya.
Namun tradeoffnya adalah hilangnya seluruh jalur upgrade karena RAM dan SSD sama-sama soldered. Misal touchscreen bukan kebutuhan, maka Workplus R7 di Rp8 juta - Rp9 juta lebih efisien secara nilai; namun jika touchscreen memang dicari, Pixwar adalah satu-satunya pilihan di harga ini dan spesifikasinya tidak mengecewakan.
Direkomendasikan untuk: Pengguna yang butuh touchscreen dengan performa tinggi di budget di bawah 10 juta, kreator yang sering presentasi, atau siapapun yang ingin pengalaman laptop yang lebih interaktif.