Ultrabook Update: Agustus 2026 [ Harga November 2026 ]

Review Acer Swift 14 OLED Core Ultra 5 226V

Diterbitkan: 13 Agustus 2026
Acer Swift 14 OLED memasangkan Core Ultra 5 226V dengan panel OLED WUXGA 100% sRGB yang bisa berjalan di 90 Hz, baterai 65 Wh, dan garansi 3 tahun plus ADP. Efisiensi dayanya jadi nilai jual, namun tradeoffnya adalah RAM LPDDR5X yang onboard permanen tanpa opsi upgrade sama sekali.
4.4
โญโญโญโญโ˜†
Skor keseluruhan dari 5

Spesifikasi

ProsesorIntel Core Ultra 5 226V (Lunar Lake)
GPUIntel Arc Graphics (Integrated)
Layar14" WUXGA (1920ร—1200) OLED, 60/90 Hz, aspek rasio 16:10
100% sRGBYa
RAM16 GB LPDDR5X (onboard, tidak bisa upgrade)
UpgradeTidak ada
Baterai / Charger65 Wh / 65 W
Cooling2 Fan
OfficeOffice Home & Student (OHS) โœ“
Backlit KeyboardAda โœ“
NumpadTidak
Garansi3 Tahun Servis ยท 2 Tahun Sparepart ยท 1 Tahun ADP
MerkAcer
ModelSwift 14 OLED
HargaRp 15.200.000

Catatan data: harga belum tercantum di sumber, jadi laptop ini belum masuk filter rentang harga.

Benchmark CPU: Intel Core Ultra 5 226V

Single-Core Performance 69
Multi-Core Performance 29
Power Efficiency 74
Integrated Graphics 72
NanoReview Final Score 55
Performa Single-Core3.799
Performa Multi-Core18.028

Sumber: NanoReview ยท PassMark

Panel OLED WUXGA yang Bisa Berjalan di 90 Hz

Panel OLED 14 inch WUXGA dengan aspek rasio 16:10 memberi tiga keuntungan sekaligus. Karakter OLED terasa lewat warna yang lebih hidup, kontras tinggi, dan hitam yang benar-benar pekat; rasio 16:10 memberi ruang vertikal lebih lega untuk dokumen dan spreadsheet; dan sertifikasi 100% sRGB membuat warnanya bisa dipercaya untuk kerja konten.

Yang membedakannya dari mayoritas ultrabook OLED adalah opsi refresh rate 60 Hz atau 90 Hz. Sebagai pembanding di project ini, Acer Swift Air 14 dengan panel OLED sekelas berhenti di 60 Hz, jadi tambahan 30 Hz di sini membuat scrolling terasa lebih mulus. Pengguna juga bisa menurunkannya kembali ke 60 Hz saat ingin menghemat baterai.

Ultra 5 226V โ€” Efisiensi Jadi Kekuatannya

Intel Core Ultra 5 226V berbasis Lunar Lake, dan skor Power Efficiency 74 dari 100 menunjukkan bahwa arsitektur ini memang dirancang untuk daya tahan. Dipadukan dengan baterai 65 Wh yang lebih besar dari 50 Wh milik Swift Air 14, laptop ini punya modal kuat untuk bertahan seharian tanpa charger.

Skor Integrated Graphics 72 juga tergolong tinggi, jadi editing foto dan video ringan bisa ditangani tanpa GPU terpisah. Namun tradeoffnya adalah Passmark Multi-Core yang berhenti di 18.028, dan angka itu di bawah Ultra 7 155H yang mencapai 24.591. Jadi untuk rendering berat, prosesor ini bukan pilihan tercepat.

RAM Onboard Tanpa Opsi Upgrade

Ini pertimbangan yang paling perlu dipikirkan sebelum membeli. RAM 16 GB LPDDR5X sudah disolder ke board dan sumber data tidak menyebutkan adanya slot kosong, baik untuk RAM maupun SSD. Artinya konfigurasi yang dibeli hari ini adalah konfigurasi yang akan dipakai sampai laptop pensiun.

Untuk multitasking harian seperti Office, browsing dengan banyak tab, dan meeting online, kapasitas itu masih aman. Namun tradeoffnya adalah pengguna harus memastikan sendiri apakah 16 GB cukup untuk tiga sampai lima tahun ke depan. Sebagai pembanding, ASUS ExpertBook P1 di kelas budget justru menyediakan dua slot RAM dan dua slot SSD sekaligus.

Garansi 3 Tahun plus ADP dan OHS Bawaan

Paket purna jualnya termasuk kuat, dengan 3 tahun servis, 2 tahun sparepart, dan 1 tahun ADP yang melindungi dari kerusakan tidak disengaja. Untuk ultrabook yang memang dirancang dibawa bepergian, perlindungan ADP itu nilainya nyata karena risiko jatuh atau terkena cairan lebih tinggi daripada laptop yang menetap di meja.

OHS yang sudah dibundel juga memangkas pengeluaran awal, dan charger 65 W berukuran ringkas sehingga tidak menambah beban bawaan. Backlit keyboard tersedia, meski numpad absen seperti umumnya laptop 14 inch.

Kelebihan & Kekurangan

Kelebihan

  • Panel OLED WUXGA 16:10 dengan 100% sRGB
  • Opsi refresh rate 90 Hz, di atas OLED sekelas yang berhenti di 60 Hz
  • Power Efficiency 74, arsitektur Lunar Lake
  • Baterai 65 Wh, lebih besar dari ultrabook sekelas
  • Skor iGPU 72, memadai untuk editing ringan
  • Garansi 3 tahun servis plus 1 tahun ADP
  • OHS sudah dibundel
  • Charger 65 W ringkas

Kekurangan

  • RAM 16 GB onboard, tidak bisa di-upgrade sama sekali
  • Tidak ada slot SSD tambahan
  • Passmark Multi-Core 18.028, di bawah Ultra 7 sekelasnya
  • Tidak ada numpad
  • Harga belum tercantum di sumber

Kesimpulan

Acer Swift 14 OLED adalah ultrabook yang mengutamakan keseimbangan. Panel OLED 100% sRGB dengan opsi 90 Hz, baterai 65 Wh, dan efisiensi daya Lunar Lake membuatnya nyaman dipakai seharian, sementara garansi 3 tahun plus ADP memberi ketenangan jangka panjang.

Namun tradeoffnya adalah RAM onboard permanen tanpa opsi upgrade sama sekali. Jadi misal pekerjaan pengguna berkembang ke arah editing video atau desain 3D, batasan itu akan terasa dan tidak ada jalan keluarnya setelah pembelian.

Direkomendasikan untuk: Mahasiswa dan pekerja mobile yang memprioritaskan daya tahan baterai dan layar akurat, dengan beban kerja produktivitas harian.