Spesifikasi
| Prosesor | AMD Ryzen 7 8840HS (8 Core / 16 Thread, 3.30 GHz) |
| NPU | Ryzen AI 16 TOPS |
| GPU | Integrated / iGPU |
| Layar | 14" (2880ร1800) OLED, 120 Hz |
| 100% sRGB | Ya |
| RAM | 32 GB (tipe dan kecepatan tidak tercantum) |
| Storage | 1 TB PCIe NVMe M.2 SSD |
| Upgrade | Tidak tercantum di sumber |
| Port | 2x USB-C 10 Gbps (USB PD, DisplayPort 1.4a, HP Sleep and Charge), 1x USB-A 10 Gbps (HP Sleep and Charge), 1x USB-A 10 Gbps, 1x HDMI 2.1, 1x combo jack |
| Baterai / Charger | No Data |
| Bobot | No Data |
| Garansi | 2 Tahun HP Indonesia + ADP |
| OS | Windows 11 Home |
| Office | Office Home & Student (OHS) โ |
| Merk | HP |
| Model | ENVY x360 14-fa0888AU |
| Harga | Rp 26.000.000 |
Catatan data: baris Memory tidak ada di sumber, jadi kapasitas 32 GB diambil dari judul dan baris kedua, sedangkan tipe serta kecepatan RAM tidak tercantum. Selain itu, harga, bobot, dan kapasitas baterai belum tercantum di sumber, jadi ditulis No Data dan laptop ini belum masuk filter rentang harga.
Benchmark CPU: AMD Ryzen 7 8840HS
| Performa Single-Core | 3.589 |
| Performa Multi-Core | 24.807 |
Sumber: NanoReview ยท PassMark
Panel 2880x1800 OLED 120 Hz
Yang paling menonjol dari SKU ini adalah layarnya, karena HP memasang panel 14 inch 2880x1800 OLED 120 Hz dengan cakupan 100% sRGB. Di AstroLaptop, ultrabook lain dengan panel OLED 120 Hz baru ASUS ExpertBook B9400CBA yang tercatat di Rp48 juta, jadi kombinasi resolusi tinggi dan refresh rate 120 Hz ini langka untuk SKU di kelas ultrabook biasa.
Sebagai pembanding, Lenovo IdeaPad Slim 5 14 OLED dan Yoga Slim 7i Aura Edition sama-sama berhenti di 60 Hz, sementara Acer Swift 14 OLED berada di 90 Hz. Namun tradeoffnya adalah kapasitas baterai unit ini belum tercantum di sumber, jadi daya tahannya saat panel 120 Hz dipakai seharian belum bisa saya bandingkan secara angka.
Ryzen 7 8840HS: Multi-Core Tertinggi di Batch Ini
Prosesornya AMD Ryzen 7 8840HS dengan 8 core dan 16 thread di base clock 3,30 GHz, dengan skor PassMark multi-core 24.807 dan NanoReview Final Score 58. Angka multi-core itu yang tertinggi di antara ultrabook batch Oktober 2026 yang benchmark-nya sudah ada, jauh di atas Core Ultra 5 226V di Lenovo Yoga Slim 7 2-in-1 dengan 18.028.
Namun tradeoffnya adalah NPU-nya cuman 16 TOPS, paling kecil di batch ini dibanding 40 TOPS di Core Ultra 5 226V, 47 TOPS di Core Ultra 7 256V, dan 50 TOPS di Ryzen AI 5 340. Jadi misal pengguna lebih sering memakai beban CPU seperti render, kompilasi, atau olah data, maka chip ini sangat mumpuni; namun jika fitur AI berbasis NPU jadi prioritas, SKU lain lebih tepat.
RAM 32 GB dan SSD 1 TB
Kapasitas RAM-nya 32 GB, dua kali lipat dari 16 GB yang jadi standar di mayoritas ultrabook AstroLaptop, dan storage-nya 1 TB PCIe NVMe. Kombinasi ini membuat laptop ini lega dipakai untuk multitasking berat, banyak tab browser, atau mesin virtual ringan tanpa cepat kehabisan memori.
Namun tradeoffnya adalah baris Memory tidak ada di sumber, jadi tipe dan kecepatan RAM-nya tidak bisa saya pastikan, begitu juga apakah RAM-nya bisa di-upgrade atau tidak. Pengguna yang peduli soal detail itu sebaiknya mengonfirmasinya ke penjual sebelum membeli.
Port Lengkap dan Garansi 2 Tahun
Port-nya terdiri dari 2 USB-C 10 Gbps dengan USB Power Delivery, DisplayPort 1.4a, dan HP Sleep and Charge, ditambah 2 USB-A 10 Gbps, HDMI 2.1, dan combo jack. Seluruh port USB-nya berjalan di 10 Gbps, jadi tidak ada port 5 Gbps seperti di sebagian ultrabook lain pada batch ini.
Paket purna jualnya 2 tahun HP Indonesia plus ADP, dengan Windows 11 Home dan Office Home & Student bawaan. Durasi itu lebih pendek dari 3 tahun yang diberikan Lenovo di batch yang sama, dan data mengenai layar sentuh maupun stylus tidak tercantum di sumber, jadi saya tidak menuliskannya sebagai fitur meski nama modelnya x360.
Kelebihan & Kekurangan
Kelebihan
- Panel 2880x1800 OLED 120 Hz, langka untuk SKU di kelas ini
- 100% sRGB
- Skor multi-core 24.807, tertinggi di ultrabook batch ini
- RAM 32 GB dan SSD 1 TB
- Semua port USB berjalan di 10 Gbps, plus HDMI 2.1
- Office Home & Student bawaan
Kekurangan
- NPU cuman 16 TOPS, paling kecil di batch ini
- Tipe dan kecepatan RAM tidak tercantum
- Garansi 2 tahun, lebih pendek dari Lenovo
- Tidak ada Thunderbolt 4 / USB4 yang tercantum
- Data layar sentuh dan stylus tidak tercantum
- Harga, bobot, dan baterai belum tercantum di sumber
Kesimpulan
HP ENVY x360 14 Ryzen 7 8840HS menonjol lewat panel 2880x1800 OLED 120 Hz yang langka untuk SKU di kelas ini, skor multi-core tertinggi di batch ultrabook bulan ini, serta RAM 32 GB dan SSD 1 TB. Paket ini paling cocok untuk pengguna yang butuh layar tajam dan halus sekaligus performa CPU yang kuat.
Namun tradeoffnya adalah NPU yang cuman 16 TOPS dan garansi yang berhenti di 2 tahun. Jadi misal fitur AI berbasis NPU atau purna jual panjang jadi prioritas, maka SKU Lenovo lebih tepat; namun jika yang dicari adalah kualitas layar dan performa multi-core, laptop ini yang paling masuk akal di batch ini.
Direkomendasikan untuk: Kreator konten, mahasiswa teknik, dan pekerja yang butuh layar OLED 120 Hz tajam dengan RAM 32 GB untuk multitasking berat.